Menu Tutup

608 Milyar Dana Customer Bank di Duga Hasil Judi Online

judi

Sekarang ini aktivitas judi online di Indonesia menjadi marak di masyarakat. OJK (Otoritas Jasa Keuangan) bersama dengan bersama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pun mengawasi perbankan atas aliran dana menyangsikan seperti judi online.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyebutkan perbankan udah melaporkan sekitar 8.693 Customer Information File (CIF) terindikasi judi online. Jumlah total dana atas kegiatan selanjutnya mencapai Rp 608,87 miliar.

8.693 Total Dana Nasabah Terdentifikasi Judi Online

“Bank udah melaporkan sekitar 8.693 CIF yang terindikasi online bersama dengan bersama dengan jumlah total dana pihak ketiga mencapai Rp 608,87 miliar melalui laporan transaksi keuangan menyangsikan kepada PPATK. Sampai pas ini pemantauan dan kebijakan terhadap rekening terindikasi selanjutnya senantiasa dilakukan.

Dian menyebutkan bahwa perbankan udah menerapkan program anti pencucian uang dan pencegahan transaksi menyangsikan bersama dengan bersama dengan parameter yang cukup cukup dan udah diterapkan secara efektif. Dengan begitu jikalau ada transaksi seperti judi online, bakal dilaporkan dan teridentifikasi oleh OJK dan PPATK.

“Perbankan senantiasa patuh secara prinsip ini untuk melaporkan cocok ketetapan yang berlaku. Kemudian OJK termasuk berkolaborasi bersama dengan bersama dengan lembaga mengenai jikalau ada transaksi mencurigakan,” imbuhnya.

Sebelumnya PPATK menyebut aliran dana yang terindikasi judi online mengalir ke beragam negara di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand, Kamboja, Filipina. Untuk itu PPATK udah berkoordinasi bersama dengan bersama dengan lembaga intelijen keuangan di negara tersebut.

Selain ke lebih berasal dari satu negara di atas, aliran dana terindikasi judi online termasuk diduga mengalir sampai ke negara ‘tax haven’. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk menelusuri aset yang nilainya mencapai ratusan triliun per tahunnya dan membawanya ulang ke Indonesia (repatriasi).

“PPATK tentu berkolaborasi bersama dengan bersama dengan aparat penegak hukum bersama dengan bersama dengan memberi tambahan sejumlah Info intelijen keuangan mengenai aliran dana yang diindikasikan mengenai bersama dengan bersama dengan judi online dan secara simultan jalankan koordinasi,” kata Kepala PPATK.