Menu Tutup

Maraknya Judi Online Yang Sulit Sekali di Berantas Hingga Kini

judi online

Kalau sedang beruntung duit 50 ribu yang anda punyadalam saat itu juga bisa beralih jadi satu juta rupiah. Kalau sedang apes ya 50 ribu itu akan hilang didalam sekejap. Kira-kira itulah kata-kata singkat yang bisa menyatakan mengenai judi online. Fenomena judi online ini sesungguhnya udah lama jadi problem yang diperbincangkan. Masalahnya fenomena ini tidak kunjung mendapatkan titik terang. Menkominfo dan Polisi masih gagal didalam memblokir semua situs judi. Alih-alih fokus memberantas judi, Menkominfo jadi fokus memblokir aplikasi yang tidak terdaftar di PSE. Seharusnya penyelenggara judi online sih kena tapi ternyata nggak.

Banyak Pemuda Iseng-Iseng Main Judi Online

Judi online yang semakin marak. Akhir-akhir ini saya sangat mudah untuk menemui pemuda hingga orang tua yang sedang “iseng-iseng” main judi online. Mulai dari teman dekat saya, tukang ketoprak, ojek online, kurir ekspedisi hingga mahasiswa semuanya mencoba peruntungan hariannya. Cukup dengan depo 50 ribu mereka akan berdoa semoga mendapatkan max win atau jackpot dan mendapatkan jutaan rupiah. Pertanyaan yang muncul di benak saya adalah, mengapa perjudian secara online ini sangat marak dan digandrungi? Padahal sebenarnya mereka tau kalau kecil kemungkinan untungnya.

Anggota Dpr Tanggapi Maraknya Perjudian Online

Seperti yang kita ketahui di indonesia ini sudah banyak larangan yang sangat ketat terhadap perjudian yang sekarang ini sedang marak-maraknya, banyak dari anggota dpr dari komisi III DPR Demokrat Santoso menanggapi terkait maraknya dunia perjudian secara online di kalangan masyarakat. menurutnya, menkominfo harus dengan cepat melakukan pemblokiran semua situs atau website yang terindikasi online.

Kemudian, ia melanjutkan jika perjudian online sangat marak saat ini patut dipertanyakan apakah Kemkominfo dan Polri tidak tahu adanya perjudian online ini atau memang ada pembiaran karena menguntungkan bagi oknum tertentu di Kemkominfo dan Polri. “Menteri Kominfo dan Kapolri tidak boleh mendiamkan perjudian online ini. Pemerintah harus tegas dan sinergi dalam memberantas penyakit masyarakat ini,” kata dia.

Ia menambahkan sangat aneh judi online ada di mana-dimana tapi sudah lama tidak ada satu pun pelakunya yang ditangkap apalagi diadili. “Masyarakat begitu prihatin dan mau mengadu kemana lagi jika pemerintah dan aparat penegak hukum diam saja melihat keadaan ini,” kata dia.

Sebelumnya diketahui, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran terhadap situs judi daring. Johnny mengatakan, sepanjang Januari-Juli 2022 terdapat 12.300 situs judi daring yang diblokir. Atau, lebih lanjut ia menjelaskan ada sebanyak 410 situs judi daring yang diblokir oleh pemerintah setiap harinya. Namun ia terangkan, situs judi daring juga terus bermunculan yang terbaru setiap harinya.